About Me


ANDRIAS HAREFA
The Real Indonesian Trainer

Memulai kariernya sebagai writerpreneur (1988-1990), lelaki keturunan Nias yang lahir di Curup, Bengkulu, ini kemudian menjadi professional trainer berlisensi Dale Carnegie Training (1990-1998). Selepas itu ia mendedikasikan hidupnya untuk apa yang disebutnya sebagai VISI INDONESIA 2045: Indonesia menjadi salah satu dari lima negara paling maju di dunia di tahun 2045—lebih lanjut tentang ini simak di www.pembelajar.com (klik Vision) atau www.andriasharefa.com (klik Vision-Mission).

Strategi yang dipilihnya adalah dengan menggagas konsep sekaligus menjadi contoh nyata dari apa yang disebutnya sebagai writerpreneur dan trainerpreneur , yakni entrepreneur yang memanfaatkan proses-proses pembelajaran dan penulisan secara kreatif dan inovatif untuk mendorong berkembangnya para mikropreneur, pengajar-pengajar keliling (trainer, public speaker, motivator, re-educator, learning facilitator, atau apapun istilah untuk itu), dan penulis-penulis yang aktif menginspirasi Indonesia dengan berbagai karya nyata (artikel, buku, situs, dsb).

Alumni SMAN 3 Padmanaba, Yogyakarta, yang memilih keluar dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada di pertengahan tahun 1980-an ini bermimpi melahirkan berbagai bentuk lembaga-lembaga pembelajaran dan pelatihan yang disebutnya dengan istilah sekolah atau universitas kehidupan. Ia juga berhasrat besar untuk melahirkan guru-guru model baru, guru-guru tanpa tembok-tembok bangunan yang kiprahnya dirasakan langsung oleh tiap orang yang berinteraksi dengan mereka.

Sebagai The Real Indonesian Trainer, Andrias Harefa telah mendirikan berbagai institusi dan komunitas pembelajaran luar sekolah, termasuk:
1. Institut Darma Mahardika, didirikan awal 1999 sebagai hasil dari proses refleksi sepanjang tahun tragedi 1998 bersama seniornya Jansen H. Sinamo dan Agus Santosa. Lembaga yang ditinggalkannya sejak 2007 ini kemudian fokus pada pengembangan gagasan Jansen H. Sinamo yang disebut-sebut media sebagai Guru Etos Indonesia.

2. Bersama rekan-rekan dari Yogyakarta, Ang Tek Khun dan Hendri P. Bun, ia melahirkan www.pembelajar.com (14 Februari 2001) situs pertama yang kental dengan nuansa motivasi dan pengembangan diri, dan kemudian menginspirasi hadirnya banyak situs serupa di Indonesia.

3. Indonesia School of Life dirintisnya bersama Parpudi Lubis, Muhamad Ichsan, dan Heru K. Wibawa tahun 2002. Namun lembaga ini bubar tak lama kemudian. Meski demikian Muhamad Ichsan berhasil dimantapkan hatinya untuk menjadi Financial Planner dan kelak menjadi salah tokoh kunci dari proses lahirnya lembaga sertifikasi di bidang ini.

4. Palembang School diprakarsainya tahun 2002 bersama Nanik Listijani, Imelda, Benny, dan Sunoto. Lembaga ini menjadi pelopor seminar-seminar bisnis, entrepreneurship dan motivasi di kota pem pek ibukota propinsi Sumatera Selatan tersebut.

5. Writer Schoolen—semula diberi nama Sekolah Penulis Pembelajar—adalah komunitas pembelajaran yang dirintisnya bersama Her Suharyanto, Edy Zaqeus, Hasudungan Sirait, Ramadian Adi Broto, dan Agoeng Widyatmoko di bulan Mei 2007. Sejak pertengahan 2008, lembaga ini dijalankan oleh tim yang dipimpin oleh Hendri P. Bun. Fokusnya adalah memberikan (1) pelatihan penulisan artikel dan penulisan buku-buku best-seller/populer secara berjenjang untuk tingkat dasar, menengah, dan lanjutan; (2) jasa pendampingan penulisan dan penyuntingan buku agar dapat diterbitkan oleh penerbit terkemuka; serta (3) jasa penulisan ghost writing, menuliskan gagasan orang lain dengan nama yang bersangkutan.

6. Proaktif Schoolen didirikan awal 2008 bersama Januar Darmawan dan dilaksanakan oleh Hendri P. Bun dan kawan-kawan. Lembaga ini fokus menjual jasa pengorganisasian kelas-kelas pelatihan, workshop, dan seminar untuk umum. Narasumber, konsultan, penulis, atau trainer yang kesulitan mengorganisasi penjualan training atau worskhop untuk umum dapat memanfaatkan institusi ini.

7. Trainer Schoolen. Forum pembelajaran yang dikhususkan untuk mengembangkan trainer-trainer profesional dan para pembicara publik—atau mereka yang berminat untuk masuk ke dalam apa yang disebut orang sebagai industri sukses, industri pelatihan, industri bicara. Jasa yang diberikan terfokus pada (1) pelatihan berkelanjutan untuk para trainer internal perusahaan dan pembicara publik pemula; dan (2) konsultansi pribadi untuk persiapan menjadi trainerpreneur atau pembicara publik secara full-time, sepenuh waktu. Standar kompetensi yang dirancang sejak awal bertaraf internasional, mensinergikan berbagai pengalaman Andrias Harefa ketika mengambil lisensi dan sertifikasi di masa lalu. Dalam konteks ini ia berperan sebagai Trainer Coach.

Sebagai The Real Indonesia Writer kiprah lelaki kelahiran tahun 1964 ini tak terbantahkan. Sejak trilogi pertamanya diterbitkan Gramedia Pustaka Utama tahun 1998 (Sukses Tanpa Gelar; Berguru Pada Matahari; dan Menerobos Badai Krisis), sampai akhir tahun 2008 ia telah menulis 34 buku yang sebagian besar memenuhi kriteria best-seller karena terjual lebih dari 6.000 eksemplar dalam 6 bulan pertama peredarannya di masyarakat.

Karya tulisnya yang ke-13, bertajuk Menjadi Manusia Pembelajar (Kompas, 2000), berhasil menjadi buku terlaris versi penerbit selama hampir 10 tahun—sebuah rekor tersendiri. Buku itu juga berdampak pada maraknya penggunaan kata “pembelajar” dan “pembelajaran”, sesuatu yang sebelumnya sangatlah jarang dipergunakan.

Meski mengaku sebagai orang biasa, Andrias Harefa sempat mendapatkan publisitas sebagai tokoh pembelajaran di media-media terkemuka, termasuk di harian KOMPAS, majalah mingguan GATRA, harian berbahasa Inggris THE JAKARTA POST, majalah Kristiani BAHANA, majalah FEMINA, dan lain-lain. Sesekali ia juga diundang menjadi narasumber di media elektronik seperti radio Smart FM, Day FM, Metro TV, RCTI, TVRI, dan Jak TV.

Sejumlah perusahaan yang pernah menjadi klien utamanya, antara lain: Acer, Alfamart, Bank BCA, Bank Danamon, Bank Mandiri, Bank NISP, Bernofarm, Charoen Pokphand Group, Ciba Vision, HM Sampoerna, Indomaret, Indosat, Infomedia, Konimex, Toyota Astra Motor, TRAC, Trans Corp, United Tractors, dll.

Selain itu, Andrias Harefa juga diminta memberikan kuliah tamu, baik untuk aktivis mahasiswa maupun dosen-dosen di sejumlah kampus terkemuka, seperti: Universitas Atmajaya, Universitas Bina Nusantara, Universitas Indonesia, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Universitas Kristen Duta Wacana, Universitas Maranatha, Universitas Sanata Dharma, Universitas Surabaya, Universitas Terbuka, dll.

Andrias Harefa dapat dihubungi di:
PT Mitra Pembelajar
Jl. Pulokambing II No. 9, KIP – Jakarta 13920
Telp. 021-460 5757; 021-3260 3383
Facebook: http://www.facebook.com/profile.php?id=1584285282
www.andriasharefa.com; www.pembelajar.com; www.proaktif.biz

Sudah dilihat sebanyak: 50