Andrias Harefa - LeaderSHIFT Trainer and Coach

Info: 021-2210 3478; Manager: 0815 8963 889

Andrias Harefa - LeaderSHIFT Trainer and Coach

Cataha #10: Check Up

Articles

“Tadi pagi waktu aku naik kereta dari stasiun Bekasi ke Pondok Kopi kok nggak lihat orang lari di pinggir rel ya om?” tanya Yuwono Darpito, kawan SMAN 3 Padmanaba Yogyakarta. Pendekar aliran pencak silat Merpati Putih yang sukses jadi kontraktor ini jelas sedang bercanda. Aku tahu pasti bahwa rumah kediamannya di wilayah Ciputat, Jakarta Selatan. Dan bukan kebiasaannya naik komuter, kecuali lagi kurang kerjaan (ini menurut pengakuannya waktu mencoba komuter dari Pondok Ranji ke Tanah Abang beberapa waktu silam).

Meski ia bercanda, aku menjawabnya serius, “Hari ini nggak lari om, mau check up jantung sesuai saran dokter hewan … eh dokterku hehehe.”

“Wah panjenengan well prepare yo,” responnya singkat.

Dan aku benar-benar check up. Sebenarnya ini dalam rangka menenangkan istriku yang khawatir kondisiku tidak prima untuk lari 10 km. Maklumlah, aku ini suami semata wayang dan istriku belum siap jadi janda hahaha.

Sebelum naik ke treadmill, dokter menanyakan apakah aku ada keluhan tertentu dan kujawab aku sudah lupa cara mengeluh. Ketika ia tanyakan pekerjaanku, kujawab bikin orang lebih maju dan bahagia. Saat ia menebak bahwa aku mungkin pernah jadi atlit waktu muda, kubilang dulu aku ini tukang pukul alias bodyguard di diskotik. Bagusnya, tak satu pun jawabanku dipercayainya hahaha.

Hasil check up secara detail masih menunggu 24 jam lagi. Yang jelas aku hanya diminta jalan lambat dan semakin lama semakin cepat di treadmill sampai pada menit ke 8 disuruh berhenti karena sudah mencapai target (entah target apa yang dimaksud dokternya, yang jelas bukan target penghasilannya pasti). Seingatku, 13 tahun silam aku di tes dengan treadmill 16 menit, bahkan sempat berlari kencang satu menitan, sebelum diminta berhenti. Sekarang sudah separuhnya, diskon 50%. Artinya, jantungku memompa lebih banyak, bekerja lebih keras, untuk memastikan darah sampai ke ujung jemari yang kugunakan untuk mengetik tulisan ini. Untuk orang usia seksi (seket siji, 51), apakah itu pertanda cukup baik?

Melakukan check up sebelum lari di luar kebiasaan adalah tindakan rasional. Yang baca tulisan ini orang yang rasional atau orang intuitif atau tipe emosional yang suka baper (bawa perasaan) ya?

Tabik lari!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *