ANDRIAS HAREFA

Info: 021-2210 3478; Manager: 0815 8963 889

Cataha #5: Mengatur Nafas

Articles
Cataha

Pohon bambu di sepanjang rute latihan lariku jadi saksi, betapa kemampuanku mengatur nafas berirama menentukan jarak tempuhku tiap pagi. Ya, mengatur nafas ternyata sangat penting. Waktu ikut diksarmil dulu aku dipaksa bangun pukul 4 pagi dan langsung lari. Iramanya diatur sambil bernyanyi: lari lari / tiap pagi / agar kuat / otot kaki / satu ribu / dua ribu / tiga ribu / empat ribu / lari lari / dst. Atau instruktur mengajar kami bernyanyi lagu tertentu. Beratnya hanya di 15 menit pertama saja, sesudahnya mulai bisa dinikmati.

Belakangan, aku juga mendengar ada kawan muslim yang lari dengan mengatur nafas sejalan Kalimat Tauhid “La ilaha illallah”. Katanya itu memberikan daya tahan yang lebih buat dirinya berlari jarak jauh.

Kalau ingat Jamil Azzaini si Inspirator Sukses Mulia yang kondang itu, mungkin boleh dicoba mengatur nafas dengan rumus sukses (tarik) mulia (hembuskan). Sukses mendapat harta, tahta, kata dan cinta, lalu mulia dengan membagikan harta, tahta, kata dan cinta. Mmmm…..

Mengapa nafas yang teratur meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh? Mengapa nafas yang tak teratur membuat kita lemah? “Mungkin karena Tuhan itu tertib dan teratur pa,” ujar anakku ketika kutanya. “Lihat saja matahari dan tata surya yang tak pernah tabrakan ribuan tahun sejak diciptakan,” tambahnya berargumen.

Bagaimana pendapat Anda?

Tabik lari …

*) Agar karier anda ikut lari, ikuti pelatihan di www.mitrapembelajar.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *