Mengasah Indra Kepemimpinan
Judul: Mengasah Indra Kepemimpinan
Penulis: Andrias Harefa
No. ISBN: -
Penerbit: Gradien
Tanggal terbit: 2003
Jumlah Halaman: -
Ukuran:
“Hitam putih sebuah organisasi, baik yang prolaba maupun yang nirlaba, dalam skala mikro maupun makro (termasuk negara), tergantung pada kiprah para pemimpinnya. Inilah semacam adagium standar tentang krusialnya peran pemimpin, tentang sentralnya pengaruh pemimpin.
Untuk bangkit dan berjaya menjadi bangsa besar, Indonesia kini butuh sejuta pemimpin baru, sejuta program persemaian dan pelatihan kepemimpinan baru, dan sejuta lagi judul buku baru tentang kepemimpinan. Dalam rangka inilah kita semua perlu membaca buku karangan Andrias Harefa -si Manusia Pembelajar- ini dengan hati riang.
“Siapapun Anda, apapun kini peran dan kedudukan Anda, saya berpendapat, dengan membaca buku ini maka Anda akan lebih bijak sebagai manusia dan lebih efektif sebagai pemimpin. Percayalah! Saya sudah mengalaminya karena manuskrip buku ini sudah saya baca lebih dulu.”
Mengasah Paradigma Pembelajaran
Judul: Mengasah Paradigma Pembelajaran
Penulis: Andrias Harefa
No. ISBN: -
Penerbit: Gradien
Tanggal terbit: 2003
Jumlah Halaman: -
Ukuran:
Dalam buku yang diberi tajuk Mengasah Paradigma Pembelajar ini, untuk kesekian kalinya Andrias Harefa ingin mengingatkan kita agar tak lagi mempersamakan “belajar” dengan semata-mata “bersekolah”. Proses pembelajaran harus kita letakkan dalam konteks “sekolah kehidupan”. Dengan demikian kita perlu lebih banyak membaca buku, justru ketika sudah memperoleh ijasah. Kita harus rajin mengikuti pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi kita, justru ketika kita sudah bekerja. Kita harus memilih perusahaan yang tidak hanya menjanjikan imbalan material secara memadai, tetapi juga membuka kesempatan belajar untuk terus menerus meningkatkan kualitas diri kita sebagai manusia.
Melalui buku ke-23 ini, Andrias Harefa berharap akan dapat menumbuhkan kesadaran akan hakikat kita sebagai makhluk pembelajar, learning being, yang tidak cuma belajar untuk hidup [mencari nafkah], tetapi hidup untuk belajar, untuk berubah, untuk berkembang, bertumbuh menjadi diri kita yang terbaik.











