Agenda Refleksi dan Aksi: Untuk Hidup yang Lebih Baik
Judul: Agenda Refleksi dan Aksi: Untuk Hidup yang Lebih Baik
Penulis: Andrias Harefa
No. ISBN: -
Penerbit: Gramedia
Tanggal terbit: 2004
Jumlah Halaman: -
Ukuran:
Ini agenda yang luar biasa. Artinya buku agenda ini di luar kebiasaan yang telah ada di Indonesia. Hampir bisa dipastikan bahwa belum pernah ada buku agenda yang dirancang dengan format unik seperti buku ini, khususnya oleh anak bangsa sendiri.
Di mana letak keluarbiasaan buku agenda yang satu ini?
Pertama, buku yang luar biasa ini dinamakan Agenda Refleksi dan Tindakan yang disingkat ARTi. Judul buku ini menunjukkan target pembaca dan penggunanya. Buku ini ditujukan kepada siapa saja yang ingin membuat hidupnya menjadi lebih ber-ARTi. Dan untuk itu telah disediakan 52 tema pertanyaan yang akan menolong pembaca dan pengguna buku ini untuk membuat hidup Anda lebih berarti.
Kedua, inilah satu-satunya buku agenda yang memiliki judul atau tema untuk hidup yang lebih baik. Judul ini menegaskan bahwa buku agenda yang unik ini terlarang untuk oreng-orang yang merasa hidupnya sudah terlalu baik dan tidak bisa meraih kehidupan yang lebih baik lagi.
Ketiga, pada bagian awal buku agenda ini, pembaca dan pengguna sudah langsung ditantang untuk membuat daftar tentang hal-hal yang ingin diselesaikan, dicapai, dimiliki, dilakukan, atau dinikmati dalam hidup. Dengan kata lain, sejak awal pembaca dan pengguna buku ini sudah diajak untuk memikirkan ARTi hidup secara konkret.
Keempat, tidak seperti buku agenda tahunan lainnya, buku agenda ini bisa mulai digunakan kapan saja sebab yang tercantum hanya nama hari. Soal tanggal bisa Anda isi sendiri. Jadi, aka fleksibilitas yang membuatnya bisa tetap dipergunakan selama 52 minggu utuh, kapan pun Anda mulai menggunakannya.
Membangkitkan Roh/Etos Profesionalisme

Judul: Membangkitkan Roh/Etos Profesionalisme
Penulis: Andrias Harefa
No. ISBN: -
Penerbit: Gramedia
Tanggal terbit: 1999/2004
Jumlah Halaman: 204 hal
Jenis Cover: Soft Cover
Ukuran: -
Konosuke Matsushita pernah mengatakan, “Setiap perusahaan, betapapun kecilnya, harus mempunyai tujuan-tujuan yang jelas selain mengejar keuntungan. Jika para karyawannya memahami bahwa mereka tidak hanya bekerja demi sesuap nasi, mereka akan termotivasi untuk bersama-sama bekerja keras untuk mewujudkan tujuan perusahaan mereka. Bila proses ini terjadi, mereka akan mulai tumbuh sebagai manusia, sebagai warga negara, dan sebagai orang bisnis yang profesional. “Karena itulah dunia bisnis perlu melakukan reformasi sesuai tuntutan zaman.
Apa agenda utama dalam reformasi dunia bisnis? Apa perbedaan antara etika, etiket, dan etos kerja bisnis? Apa itu manajemen profetis? Adakah bisnis yang baik (bermoral) dan bisa dikembangkan menjadi profesi luhur?
Bagaimana membangkitkan etos profesionalisme dan menjadi perusahaan yang mampu bertahan dalam jangka panjang? Apa perbedaaan antara pekerjaan, jabatan, karier, dan profesi? Bagaimana sosok anatomi: jiwa profesionalisme itu? Apa hubungannya dengan antusiasme dan proaktivitas yang sering disebut sebagai kunci sukses pribadi dan organisasi?
Itulah pertanyaan-pertanyaan yang dijawab dalam buku ini. Dengan membaca buku ini, Anda dapat menganalisis kinerja pribadi (sebagai karyawan, manajer, eksekutif, menteri, anggota, dan calon anggota DPR/MPR, bahkan Presiden) dan organisasi (perusahaan, asosiasi profesi, kejaksaan, kepolisian,dsb)
Di tengah arus deras reformasi dam proses demokrasi yang kian matang, buku ini menjadi bacaan wajib bagi siapa pun yang ingin maju dan memaksimalkan seluruh potensi dirinya.











