Happy Writing

July 29, 2011 by  
Filed under Uncategorized

Menulis bagi saya adalah sebuah pengalaman yang luar biasa dan sulit didefinisikan dengan kata-kata. Proses menulis, dalam banyak kasus, membawa saya ke dalam percengkeramaan dengan kekekalan. Artinya, membuat saya melayang dan terbang dari kefanaan, lalu bercengkerama dengan alam ide, dunia maya, alam batin yang non-fisik, di mana ruang dan waktu tak berfungsi sebagaimana di alam nyata (fisik).

Saat asyik menulis, saya bisa tak mendengar suara-suara yang berkeliaran di sekitar. Saya seolah-olah pindah ke alam lain, ke tempat lain, di mana ide-ide saling berkelindan. Sebutir ide mengejar dan merajut ide lainnya. Kemudian lahirlah anak-anak ide, yang tak ada sebelumnya.

Waktu juga terasa berhenti. Saya pernah menulis sebuah tulisan sejak pukul 7 malam hingga pukul 7 pagi.Nonstop. Tanpa berdiri sejenak pun. Tanpa makan dan minum. Selama 12 jam itu saya seolah-olah lepas dari ikatan waktu. Saya tersadar karena pintu kamar saya diketuk, lalu melihat jam tangan dan langsung terperanjat sendiri.

Bila sebuah konsep tuntas saya tuliskan, ada kelegaan yang besar. Ada kepuasan khusus yang bersifat mental dan spiritual. Bersifat mental karena tulisan terkait dengan intelektualitas saya, cogito ergo sum. Dan bersiaf spiritual karena tulisan keberadaan saya sebagai homo significants, sang pemberi makna, yang keberadaannya juga disebabkan oleh kepercayaan atas “sesuatu” yang lebih besar dari dirinya, credo ergo sum.

Pengalaman yang luar biasa itulah yang saya sebut happy writing.

Kalau Anda menulis, happy juga gak sih? Selamat menulis!

Judul : Happy Writing: 50 Kiat agar Bisa Menulis dengan “Nyasik”
Tahun Terbit :2010
Halaman : 312
Ukuran : 14 x 21 cm
ISBN : 9789792263244
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Sudah dilihat sebanyak: 48
Enter Google AdSense Code Here

Comments

One Response to “Happy Writing”
  1. Salam. Memang demikianlah “bermain” di wilayah yang satu ini, yaitu lebih tepatnya disebut berada di wilayah ilham, visi, gagasan, ide, inspirasi, dan sebagainya. Ini kalau dalam dunia nafsu, disebut nafsu supiyah (jawa) yg diilustrasikan dengan seorang raksasa perempuan Dewi Sarpakenaka atau mulhimah (islam) yg berarti ilham. Dlm dunia spiritual, misalnya, ada cara memancing ilham (inspirasi), misalnya dengan mengurangi bicara (diam), menyendiri di tempat yg sepi, begadang atau berjaga di waktu malam, bahkan dengan menahan rasa lapar. Menulis seperti ini memang mengasyikkan seperti kata Pak Andrias Harefa dg “Happy Writing”-nya, saya pun alhamdulillah dlm kurun waktu 7 th telah menghasilkan 70 buku, agama, novel sejarah, dan budaya (silahkan dicek di google atau kunjungi di http://www.wawansusetya.blogspot.com). Selamat menulis, apalagi dg happy writing. Benar-benar memang mengasyikkan! Ada ungkapan bijak, “orang besar adalah orang yg menulis dan atau ditulis”! Terima kasih.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

Connect with Facebook